Rajangamen, makhluk mitos yang konon berkeliaran di hutan dan pegunungan di Asia Tenggara, telah lama menjadi sumber ketakutan dan daya tarik bagi mereka yang tinggal di habitatnya. Digambarkan sebagai binatang yang menjulang tinggi, mirip kera dengan cakar setajam silet dan mata merah menyala, Rajangamen dikatakan sebagai predator ganas dan agresif yang meneror teror ke dalam hati semua orang yang bertemu dengannya.
Meski banyak yang menganggap Rajangamen hanya sekedar legenda, ada pula yang mengaku pernah mengalami pertemuan mengerikan dengan makhluk tersebut. Kisah-kisah ini, yang diwariskan dari generasi ke generasi, memberikan gambaran mengerikan tentang makhluk yang menakutkan sekaligus sulit ditangkap.
Salah satu kisah tersebut datang dari sekelompok pemburu yang berkelana jauh ke dalam hutan lebat Kalimantan untuk mencari hewan buruan. Saat mereka mendirikan kemah untuk bermalam, mereka mendengar suara gemuruh darah yang membuat mereka merinding. Mengintip ke dalam kegelapan, mereka melihat sosok bayangan besar yang bersembunyi di pepohonan. Para pemburu segera mengemasi barang-barang mereka dan melarikan diri, yakin bahwa mereka telah berhadapan dengan Rajangamen yang ditakuti.
Kisah lain menceritakan tentang seorang pendaki sendirian yang berkelana ke pegunungan Malaysia untuk mencari petualangan. Saat dia berjalan melalui medan yang terjal, dia tiba-tiba mendapati dirinya dikejar oleh makhluk raksasa mirip gorila dengan mata bersinar. Karena ketakutan, dia lari menyelamatkan diri, nyaris lolos dari cengkeraman Rajangamen.
Pertemuan yang menegangkan dengan Rajangamen ini telah membuat orang-orang yang mengalaminya terguncang dan ketakutan. Banyak yang mengklaim bahwa makhluk itu adalah kekuatan jahat, pertanda malapetaka yang berarti kematian bagi mereka yang kurang beruntung untuk melewati jalurnya.
Meskipun orang-orang yang skeptis mungkin menganggap kisah-kisah ini sebagai takhayul belaka, mereka yang pernah bertemu langsung dengan Rajangamen bersumpah akan keaslian pengalaman mereka. Apakah makhluk tersebut merupakan produk cerita rakyat dan mitos atau makhluk nyata yang berdaging dan berdarah masih menjadi misteri. Namun satu hal yang pasti – legenda Rajangamen akan terus menghantui imajinasi mereka yang berani menjelajah alam liar Asia Tenggara.